Senin, 6 Juli 2026 wacana memperluas jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim kembali mencuat setelah Presiden FIFA menyatakan keyakinannya bahwa gagasan tersebut memiliki peluang untuk diwujudkan pada masa mendatang. Menurutnya, perkembangan sepak bola global membuka ruang bagi lebih banyak negara untuk tampil di panggung tertinggi.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah negara yang mampu bersaing di level internasional terus meningkat. Banyak tim dari kawasan Asia, Afrika, Concacaf, dan Oseania menunjukkan perkembangan signifikan, sehingga dinilai layak memperoleh kesempatan lebih besar untuk tampil di putaran final Piala Dunia.
Presiden FIFA menilai perluasan peserta dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan sepak bola dunia. Semakin banyak negara yang berpartisipasi, semakin luas pula dampak positif terhadap pembinaan pemain muda, investasi infrastruktur, serta peningkatan kualitas kompetisi di berbagai kawasan.
Meski demikian, ia mengakui bahwa usulan tersebut masih memerlukan pembahasan yang mendalam. Berbagai aspek harus dikaji, mulai dari jadwal pertandingan, format turnamen, hingga kesiapan negara tuan rumah dalam mengakomodasi jumlah tim yang lebih banyak.
Sejumlah pihak menyambut positif gagasan tersebut karena dianggap mampu menciptakan kesempatan yang lebih adil bagi negara-negara yang selama ini kesulitan lolos ke Piala Dunia. Dengan bertambahnya slot peserta, peluang munculnya tim-tim kejutan juga diyakini akan semakin besar.
Di sisi lain, tidak sedikit yang mempertanyakan dampak perluasan peserta terhadap kualitas kompetisi. Beberapa pengamat menilai jumlah tim yang terlalu banyak berpotensi membuat turnamen berlangsung lebih panjang dan meningkatkan beban fisik para pemain.
Terlepas dari perbedaan pandangan tersebut, FIFA menegaskan bahwa setiap perubahan akan mempertimbangkan kepentingan seluruh pemangku kepentingan sepak bola. Organisasi itu ingin memastikan bahwa setiap keputusan tetap menjaga daya saing dan prestise Piala Dunia sebagai ajang paling bergengsi di dunia.
Untuk saat ini, wacana Piala Dunia dengan 64 peserta masih berada pada tahap pembahasan. Namun, optimisme dari Presiden FIFA menunjukkan bahwa ide tersebut memiliki peluang untuk terus berkembang seiring perubahan lanskap sepak bola internasional dan meningkatnya jumlah negara yang mampu bersaing di level tertinggi.





