Momen unik sekaligus memalukan terjadi saat perayaan juara FC Spartak Moscow usai menjuarai Piala Rusia 2026. Salah satu pemain mereka, Pablo Solari, tak sengaja memecahkan trofi juara hingga berkeping-keping saat selebrasi kemenangan di lapangan. Insiden tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi bahan candaan para penggemar sepak bola dunia.
Kejadian itu berlangsung setelah Spartak Moskow mengalahkan FC Krasnodar di final Piala Rusia yang digelar di Luzhniki Stadium. Laga berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal sebelum Spartak menang 4-3 lewat adu penalti. Pablo Solari sendiri menjadi salah satu pemain penting karena mencetak gol pembuka bagi Spartak di babak pertama.
Saat pesta juara berlangsung, Solari terlihat mengangkat trofi di dekat tiang korner sambil berselebrasi bersama rekan-rekannya. Namun tiba-tiba bagian bawah trofi terlepas dan jatuh ke tanah. Trofi yang disebut berbahan kaca atau kristal itu langsung pecah di depan kamera dan para pemain lain. Solari hanya bisa tertawa malu sambil membawa bagian atas trofi yang masih tersisa.
Video insiden tersebut langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial. Banyak netizen menyoroti material trofi yang dianggap terlalu rapuh untuk digunakan dalam perayaan sepak bola. Beberapa akun fanbase sepak bola bahkan bercanda mempertanyakan siapa yang punya ide membuat trofi juara dari kaca.
Meski trofi pecah, suasana perayaan juara Spartak Moskow tetap berlangsung meriah. Gelar ini menjadi trofi Piala Rusia kelima Spartak di era Rusia modern dan menambah koleksi prestasi klub yang merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Rusia. Insiden Solari pun kini justru menjadi salah satu momen paling viral dari final Piala Rusia tahun ini.






