
Timnas Australia telah memastikan diri akan tampil dengan filosofi menyerang di Piala Asia 2025. Pelatih Graham Arnold menegaskan bahwa skuad Socceroos akan bermain agresif sejak menit pertama, dengan tujuan menguasai pertandingan dan memaksa lawan bertahan.
Fokus pada Kecepatan dan Tekanan Tinggi
Arnold mengungkapkan bahwa timnya akan mengandalkan kombinasi pressing ketat dan transisi cepat untuk membongkar pertahanan lawan. Pemain sayap lincah seperti Awer Mabil dan Craig Goodwin diharapkan menjadi kunci dalam menciptakan peluang dari sisi lapangan.
Kombinasi Pemain Senior dan Bintang Muda
Australia memanggil pemain-pemain berpengalaman seperti Mathew Leckie dan Jackson Irvine untuk memimpin skuad, didampingi talenta muda seperti Nestory Irankunda yang tengah naik daun di Eropa. Kombinasi ini diharapkan bisa memberikan keseimbangan antara kreativitas dan ketenangan.
Persiapan Fisik dan Mental yang Matang
Socceroos telah menjalani kamp pelatihan intensif di Qatar, lokasi penyelenggaraan Piala Asia 2025, guna membiasakan diri dengan iklim panas dan kelembapan tinggi. Selain latihan teknis dan taktik, pelatihan mental juga menjadi bagian penting untuk menghadapi tekanan kompetisi.
Target Tinggi di Turnamen
Australia menargetkan setidaknya mencapai final, dengan harapan mengulang sukses meraih trofi Piala Asia 2015. Arnold menegaskan bahwa timnya tidak hanya ingin bermain indah, tetapi juga memastikan kemenangan di setiap pertandingan.
Kesimpulan: Dengan strategi menyerang, kombinasi pemain berpengalaman dan muda, serta persiapan matang, Australia siap menjadi salah satu tim paling menakutkan di Piala Asia 2025.