Jakarta, 8 Mei 2026 – Mantan striker legendaris Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, berharap keberhasilan Tim Nasional Sepak Bola U-17 Indonesia menembus ajang Piala Dunia U-17 tidak hanya menjadi pencapaian sesaat. Ia menilai sepak bola Indonesia harus mulai membangun budaya konsisten tampil di turnamen dunia kelompok umur sebagai bagian dari perkembangan jangka panjang.
Menurut Kurniawan, keberhasilan lolos ke Piala Dunia U-17 merupakan sinyal positif bahwa pembinaan usia muda di Indonesia mulai menunjukkan arah yang lebih baik. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan sebenarnya adalah menjaga kesinambungan prestasi agar generasi berikutnya mampu mengulang bahkan melampaui pencapaian tersebut.
Kurniawan menilai pembinaan pemain muda tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan kompetisi usia dini yang terstruktur, kualitas pelatih yang merata, serta dukungan fasilitas latihan yang memadai di berbagai daerah. Ia percaya Indonesia memiliki banyak talenta muda potensial, tetapi harus dibina dengan sistem yang konsisten dan profesional.
Dalam pandangannya, tampil di Piala Dunia kelompok umur seharusnya menjadi target rutin, bukan lagi kejutan besar. Negara-negara kuat di Asia seperti Jepang dan Korea Selatan disebut mampu menjaga tradisi lolos ke turnamen dunia karena memiliki fondasi pembinaan yang berjalan stabil selama bertahun-tahun.
Keberhasilan tim U-17 juga dinilai dapat memberikan dampak besar terhadap mental pemain muda Indonesia. Pengalaman menghadapi tim-tim elite dunia diyakini akan meningkatkan kualitas permainan, rasa percaya diri, dan mental kompetitif para pemain ketika naik ke level senior di masa depan.
Kurniawan juga menyoroti pentingnya menjaga perkembangan para pemain muda setelah turnamen selesai. Banyak talenta usia muda yang bersinar di level junior, namun gagal berkembang karena minim kesempatan bermain atau kurang pendampingan karier. Ia berharap federasi dan klub dapat bekerja sama menjaga jalur perkembangan pemain agar lebih terarah.
Antusiasme masyarakat terhadap kiprah tim U-17 dinilai menjadi modal besar untuk membangun masa depan sepak bola nasional. Dukungan publik yang tinggi diharapkan mampu mendorong pemerintah, federasi, dan pihak swasta untuk lebih serius berinvestasi pada pembinaan usia dini.
Selain itu, Kurniawan menilai keberhasilan di level junior dapat menjadi pondasi penting untuk memperkuat tim nasional senior di masa mendatang. Ia optimistis Indonesia memiliki peluang menjadi kekuatan sepak bola Asia jika proses pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya fokus pada hasil jangka pendek.
Dengan semangat regenerasi yang terus berkembang, harapan agar Indonesia rutin tampil di Piala Dunia U-17 kini mulai mendapat perhatian serius. Kurniawan pun berharap pencapaian generasi saat ini menjadi awal lahirnya tradisi baru sepak bola Indonesia di level dunia.





